, ,

Dalam Operasi Intelijen, Kejari Cimahi Ungkap Modus Penipuan Rekrutmen PNS Palsu

oleh -683 Dilihat

Aksi Tipu-tipu Pria Cimahi: Modus Rekrutmen PNS Berujung Penjara

Diskusi Cimahi– Dalam sebuah mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi, sorot mata H (55) kosong dan pasrah. Lengannya digandeng petugas, langkahnya tertatih menyambut pintu besi yang akan mengurungnya dari kebebasan. Adegan itu menjadi penutup pilu dari sebuah drama penipuan yang diretasnya dengan janji palsu: sebuah lowongan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apa yang dimulai sebagai mimpi indah bagi seorang pemuda, berakhir menjadi kenyataan pahit di balik jeruji besi bagi sang pelaku.

Kasus ini berawal dari laporan seorang pemuda berinisial C, yang merasa diperdaya setelah keluarganya mengeluarkan kocek hingga Rp200 juta. Uang yang tidak sedikit itu dikeluarkan dengan harapan bisa mengantarkan C pada status sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kejari Cimahi. Sayangnya, setelah transfer menguap, impian menjadi PNS itu tak kunjung nyata. Janji manis H ternyata hanya fatamorgana.

Jaring Tipu Muslihat yang Rapi

Kepala Kejari Cimahi, Nurintan M.N.O. Sirait, dalam konferensi pers pada Kamis (16/10/2025), membeberkan kronologi penipuan yang terencana ini. “Modusnya H menjanjikan bisa membantu korban jadi PNS di lingkungan Kejari Cimahi,” ujar Nurintan.

Namun, H bukanlah penipu kelas teri. Dia tidak hanya sekadar meminta uang lalu menghilang. Untuk meyakinkan korbannya, dia membangun skenario yang nyaris sempurna. Setelah uang Rp200 juta itu dikirim, H menjanjikan Surat Keputusan (SK) CPNS akan segera terbit. Lalu, untuk semakin memantapkan keyakinan korban, dia bahkan membawa C dalam sebuah “tur keliling instansi”.

“Lalu petugas menerima informasi bahwa pelaku membawa korban ini ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) menuju Badiklat (Badan Pendidikan dan Pelatihan) Kejaksaan RI di Ceger. Tujuannya supaya korban ini percaya terhadap akal bulusnya,” papar Nurintan.

Dalam Operasi Intelijen, Kejari Cimahi Ungkap Modus Penipuan Rekrutmen PNS Palsu
Dalam Operasi Intelijen, Kejari Cimahi Ungkap Modus Penipuan Rekrutmen PNS Palsu

Baca Juga: Pemerintah Kota Cimahi Pangkas Anggaran Seremonial dan Perjalanan Dinas Hingga 50%

Tur inilah yang menjadi puncak dari tipu dayanya. Dengan berani membawa korban ke jantung institusi, H menciptakan ilusi legitimasi. Korban merasa diajak “masuk ke dalam sistem”, melihat dari dekat tempat di mana ia kelak akan “bekerja”. Psikologis korban terjebak; bagaimana mungkin seorang penipu berani membawanya ke kantor pemerintahan yang sesungguhnya jika itu semua adalah kebohongan? Inilah yang membuat jebakannya begitu efektif dan mematikan.

Jerat Hukum Menutup Rangkaian Kebohongan

Kewaspadaan dan laporan dari korban akhirnya membongkar skema ini. Tim gabungan dari Intelijen Kejari Cimahi bergerak cepat. Mereka berkoordinasi dengan Satuan Tugas Intelijen Reformasi Inovasi pada Jaksa Agung Muda Intelijen. Jejak H pun dapat diendus.

“Setelah informasinya kami dapatkan, lalu Satgas berhasil mendapatkan pelaku di Ceger. Penangkapan pelaku tanpa perlawanan,” tutur Nurintan.

Penangkapan di sekitar kawasan Badiklat Kejaksaan RI di Ceger, Jakarta, semakin menguatkan narasi bahwa H aktif beroperasi di sekitar lingkungan yang dia gadang-gadangkan. Dia ditangkap dengan pasrah, seakan menyadari bahwa sandiwara yang dimainkannya telah tamat.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.