, ,

Sebuah Aksi Brutal di Bekasi: Kurir COD Dianiaya Pakai Sajam Gara-gara Tagih Rp30 Ribu

oleh -706 Dilihat

Viral: Kurir Paket COD di Bekasi Dianiaya Pakai Sajam Gara-gara Tagih Rp30 Ribu, Bukan Pertama Kali Pelaku Berulah

Diskusi Cimahi– Sebuah video yang memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap seorang kurir paket di Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria bertelanjang dada menganiaya kurir dengan menggunakan senjata tajam (sajam) hanya karena menagih pembayaran paket COD sebesar Rp30.000.

Kronologi Terjadinya Penganiayaan

Insiden yang terjadi pada Jumat, 26 September 2025 sekitar pukul 11.00 WIB ini berawal ketika kurir bernama Irsyad D (22) mengantarkan paket ke Perumahan Harapan Jaya, Jalan Gunung Lauser, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Paket tersebut menggunakan sistem Cash on Delivery (COD) yang mengharuskan pembayaran dilakukan saat barang diterima.

Irsyad menuturkan, ia menagih pembayaran sebesar Rp30.000 kepada pelaku yang berinisial KC. Ia pun menawarkan pembayaran melalui QRIS untuk memudahkan transaksi. Namun, tawaran tersebut justru memicu kemarahan KC.

Sebuah Aksi Brutal di Bekasi: Kurir COD Dianiaya Pakai Sajam Gara-gara Tagih Rp30 Ribu
Sebuah Aksi Brutal di Bekasi: Kurir COD Dianiaya Pakai Sajam Gara-gara Tagih Rp30 Ribu

Baca Juga: Dalam Operasi Besar-besaran, Satpol PP Cimahi Bongkar Ratusan Reklame Liar di 5 Titik Strategis

“Dia (KC) meminta bayarnya transfer, terus saya tawarkan bayar melalui QRIS, tapi dia langsung marah,” kata Irsyad seperti dikutip dari Wartakotalive.

Kemarahan KC berlanjut dengan aksi yang tidak terduga. “Tiba-tiba keluarin sajam jenis mandau terus diarahin ke perut saya, saya tangkis kena luka di jari jempol ini sobek,” jelas Irsyad lebih lanjut.

Aksi Penganiayaan Terekam Video

Video yang viral di media sosial, khususnya di akun Instagram @bekasi.terkini, dengan jelas memperlihatkan momen-momen menegangkan saat KC mengonfrontasi Irsyad dengan senjata tajam berukuran panjang.

Dalam video tersebut, terlihat Irsyad berusaha menenangkan KC dengan berkata, “Iya, Bapak kan belum bayar. Saya minta itu doang,” namun KC justru semakin marah dan mengusir Irsyad sambil terus menyodorkan sajamnya.

“Bapak jangan begitu lah,” kata Irsyad sekali lagi mencoba meredakan situasi.

Irsyad yang merasa terancam jiwa pun berusaha menyelamatkan diri dengan terus mundur menjauh dari rumah KC. Namun, pria bertelanjang dada itu tetap tidak berhenti mengancam.

Bukan Kali Pertama Pelaku Berbuat Kekerasan

Yang lebih mengejutkan, Irsyad mengungkapkan bahwa ini bukan pertama kalinya KC melakukan kekerasan terhadap kurir. Sebelumnya, KC juga pernah mengancam rekan Irsyad dengan senjata tajam jenis parang.

“Pelaku ini terduga sudah dua kali kayak gitu. Yang pertama itu teman saya. Perlakuannya sama,” ujar Irsyad.

Kronologi kejadian sebelumnya hampir mirip dengan yang dialami Irsyad, berawal dari ketidakinginan KC membayar paket COD. “Kalau teman saya, parang diarahin ke kepalanya. Terus di situ ada RT dan RW. Tetapi, tidak luka. Akhirnya, anak dari KC yang bayar tagihan dengan nominal Rp70 ribu,” tuturnya.

Akhirnya Dibayar oleh Anak Pelaku

Meski mengalami penganiayaan, Irsyad mengungkapkan bahwa paket COD tersebut akhirnya dibayar oleh anak KC. “Akhirnya dibayar sama anaknya (KC) lewat QRIS,” kata Irsyad.

Setelah kejadian tersebut, Irsyad melaporkan peristiwa ini ke Polres Metro Bekasi Kota. Ia berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pelaku Dicari Polisi

Menanggapi laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan bahwa KC kini dalam keadaan buron. “Betul, pelaku melarikan diri, sedang dalam pencarian,” jelas Braiel seperti dikutip dari Kompas.com pada Sabtu (27/9/2025).

Pihak kepolisian mengimbau agar KC menyerahkan diri. “Pelaku dalam pencarian, kami imbau pelaku untuk menyerahkan diri atau kami buru sampai dapat,” tegas Braiel.

Reaksi Netizen dan Dampak Viralnya Kejadian

Video penganiayaan terhadap kurir ini memicu reaksi keras dari netizen. Banyak yang menyayangkan tindakan KC yang dianggap tidak proporsional dan berlebihan. Tagar terkait kejadian ini pun ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Banyak netizen yang menyuarakan dukungan untuk Irsyad dan mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku. Beberapa juga membagikan pengalaman serupa yang dialami oleh kurir lainnya, menunjukkan bahwa kekerasan terhadap kurir bukanlah hal yang jarang terjadi.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.