Cimahi – Sensus ekonomi Cimahi kembali mendapat sorotan Pemerintah Kota Cimahi karena instrumen ini membantu membaca kondisi perekonomian secara menyeluruh. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan data sensus untuk memahami perkembangan usaha dan kebutuhan ekonomi masyarakat secara akurat.
Baca Juga: Pemkot Cimahi Dukung Pembangunan Underpass Jalan Gatot Subroto Cimahi untuk Atasi Kemacetan 2026
Kota Cimahi memiliki lebih dari 2.000 pelaku usaha dari skala mikro hingga besar. Menurut Ngatiyana, BPS menghimpun dan mengolah data tersebut melalui proses kurasi yang ketat sehingga menghasilkan informasi yang terpercaya. Oleh karena itu, pemerintah menggunakan data itu sebagai dasar untuk menyusun kebijakan ekonomi jangka panjang yang lebih tepat dan terarah.

Selain itu, data sensus memberi manfaat besar bagi pelaku usaha. Mereka dapat memanfaatkannya untuk membaca tren pasar, menilai peluang investasi, dan merancang strategi bisnis yang lebih efektif. Dengan langkah tersebut, para pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan perkembangan ekonomi di Kota Cimahi.
Baca Juga: Peringatan Hari Guru Nasional di MAN Kota Cimahi
Ngatiyana juga mengajak seluruh pihak memperkuat kerja sama dalam membangun ekosistem usaha. Ia menilai kolaborasi yang konsisten akan menciptakan iklim usaha yang stabil dan saling mendukung.
Pada akhirnya, pemerintah menekankan bahwa seluruh langkah strategis tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui upaya itu, sensus ekonomi Cimahi berperan sebagai pondasi penting bagi kebijakan ekonomi yang adaptif serta mendorong pertumbuhan usaha lokal.
Sebagai penutup, pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat ikut mendukung proses sensus berikutnya. Dengan keterlibatan aktif warga dan pelaku usaha, data yang dihasilkan akan semakin akurat. Data yang kuat akan membantu pemerintah mempercepat pembangunan ekonomi dan menciptakan kesempatan usaha yang lebih luas bagi seluruh warga Cimahi.





