Diskusi Cimahi – Underpass Cimahi memasuki tahap awal setelah Pemerintah Kota Cimahi mulai menyiapkan lahan pendukung pembangunan infrastruktur tersebut di Jalan Gatot Subroto. Langkah ini menjadi bagian penting dari rencana pembangunan underpass yang akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat guna mengurai kemacetan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi di kawasan strategis tersebut.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Cimahi, Achmad Nuryana, menjelaskan bahwa Pemkot Cimahi menerima mandat langsung untuk menyiapkan lahan yang dibutuhkan. Total luas lahan yang harus dipenuhi mencapai sekitar 4.200 meter persegi. Pemkot Cimahi kini fokus melakukan pendataan dan koordinasi lintas perangkat daerah agar proses penyiapan lahan berjalan tertib dan sesuai regulasi.
Achmad menegaskan bahwa pembangunan underpass ini memiliki nilai strategis bagi mobilitas warga. Jalan Gatot Subroto selama ini menjadi salah satu titik rawan kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari. Dengan kehadiran underpass, arus kendaraan diharapkan mengalir lebih lancar sehingga waktu tempuh masyarakat dapat ditekan secara signifikan.
Baca Juga : Seleksi Jabatan Tinggi Pratama Cimahi Masuki Tahap Ketiga
Pemkot Cimahi juga berkomitmen memastikan proses penyiapan lahan berlangsung transparan dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Pemerintah daerah melakukan komunikasi dengan pemilik lahan terdampak serta menyiapkan langkah administratif agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. Pemkot menilai sinergi antara pemerintah kota dan provinsi menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini.
Selain mengurai kemacetan, pembangunan underpass juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar. Kelancaran akses transportasi akan mendukung aktivitas perdagangan, jasa, dan pergerakan logistik di wilayah Cimahi dan sekitarnya. Pemerintah daerah menargetkan proyek ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Melalui percepatan penyiapan lahan Underpass Cimahi, Pemkot Cimahi menunjukkan keseriusan dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis. Pemerintah berharap proyek ini segera memasuki tahap konstruksi sehingga warga dapat merasakan dampak positifnya dalam waktu dekat.





